Cerita ini dimulai ketika dia mengatakan,"aku harus mencari kebahagian". Dia pergi. Tak tampak lagi dia diantara kaumnya. Dia pergi. Jauh mengikuti nyanyian sang dewi. Terlena dan terbelenggu dalam pangkuan sang dewi. Dia merasa telah menemukan kebahagian. Tapi semakin lama rasa bosan merajam. Dia kembali. Di tanah dia terlahir. Sunyi...Sepi... Tak seorangpun dia temukan. Tempat kaumnya itu pun serasa mati.
Sebenarnya bukan orang-orang yang menghilang. Tapi dia telah menutup hatinya dari cinta yang kaumnya berikan. Kebahagian yang semu membutakannya. Membuatnya jauh dari kaumnya.
Matanya tak buta, tetapi hatinya begitu gelap membutakannya dari kebahagiaan yang abadi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar